![]() |
| Tenda darurat milik warga di Desa Saria.|| Foto: Putee |
PULUHAN warga Desa Desa Saria, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, yang sempat mengungsi akibat gempa bumi yang berpotensi tsunami di Sulawesi Utara dan Maluku Utara mulai kembali ke rumah masing-masing setelah situasi dinyatakan aman.
Seorang warga saat ditemui di area pegunungan di Desa Saria, mengaku bahwa, kondisi saat ini telah aman sehingga mereka bergegas pulang ke rumah masing-masing. Meski demikian, mereka masih tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terus terjadi.
"Gempa susulan dari tadi malam hingga siang masih terasa. Meskipun sudah aman, tapi kami tetap ikhtiar," kata warga.
Tak hanya di area pegunungan, warga lainnya yang sebelumnya mengungsi di rumah sanak saudara ikut kembali ke rumah masing-masing.
Sementara informasi yang diperoleh, puluhan warga Tuada dan Todowongi yang mengungsi di gunung manyasal juga telah kembali ke rumah mereka.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami di Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Hal itu menyusul gempa bumi 7,6 mengguncang wilayah Sulut dan Malut pada Kamis (2/4/2026). Namun peringatan dini tsunami itu secara resmi berakhir pada pukul 5.48 WIB.


