Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Perdana Tampil di Porprov Malut, Zulfiqra Samsudin Raih Juara III dan Bawa Pulang Medali

Redaksi
11 Juni 2026
Last Updated 2026-06-11T03:54:57Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Zulfiqra Samsudin saat menerima medali dan piagam penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Wushu Halbar, Hi. Imrat Idrus di GOR Tobelo.||Dok: Ikhy

ALTET
wushu putra, Zulfiqra Samsudin tidak dapat menahan haru usai meraih juara III yang membawanya meraih medali perunggu pada debutnya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara 2026.


Zulfiqra tampak tenang dalam gerakan yang dia tampilkan di hadapan juri dan penonton di GOR Tobelo, Halmahera Utara pada Rabu (10/6/2026) kemarin. 


Zulfiqra, yang mengenakan pakaian serba merah langsung menghampiri dan memeluk sang pelatih sambil menangis usai dewan juri menyatakan kalah melawan tuan rumah, Patrik Sarapung di laga semi final. 


"Saya belum beruntung bawa pulang emas. Soalnya saya kemarin kalah dengan tuan rumah. Tapi alhamdulillah masih bisa bawa pulang juar III," ujarnya dengan mata berkaca-kaca. 


Namun, Haikal sapaannya harus puas dengan perunggu saat atlet wushu Halut, Patrik Sarapung mengalahkannya dan memastikan emas.


Meski begitu, Haikal mengaku bermain lepas dan lebih tenang pada pertandingan kali ini.


"Pertama kali saya tampil di ajang Porprov, tapi alhamdulillah saya bisa bawa pulang medali, meskipun hanya perunggu. Ini merupakan motivasi bagi saya agar kedepan saya bisa berjuang dan tampil lebih baik lagi," ujarnya. 


Haikal sebelumnya optimis meraih peringkat pertama pada ajang tersebut. Namun ia dinyatakan keluar sebagai juara III setelah kalah dari Patrik di laga semi final. 


Menurut Haikal, kekalahan bukanlah akhir perjuangan, melainkan ruang terbaik untuk belajar. Dia percaya bahwa, setiap tetes keringat dan perjuangannya di lapangan tidak akan sia-sia.


"Kalah bukanlah hal yang memalukan. Saya anggap hal itu sebagai ujian agar saya menjadi sosok yang lebih kuat. Setiap tantangan adalah takdir, setiap kemenangan adalah pilihan. Disetiap kekalahan selalu ada kemenangan yang menanti," kata anak kedua dari Samsudin Badjo dan Ratnah Djakaria. 


Mungkin hari ini ia belum bisa mempersembahkan medali untuk Kota Ternate. Tetapi, Haikal menegaskan bahwa, suatu saat dia akan bangkit dari kekalahan dan merebut kemenangan. 


"Dalam setiap kekalahan, selalu ada sebuah pelajaran yang menunjukkan kepada saya bagaimana cara menggapai suatu kemenangan. Karena pada hakikatnya, pengalaman adalah guru terbaik," tandasnya. 


Haikal diketahui pernah membawa Kota Ternate meraih juara umum pada Cabor Wushu yang di gelar di Halmahera Selatan tahun lalu. Selain itu, dia juga pernah mengharumkan nama Tidore Kepulauan di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) piala Gubernur Malut dengan raihan 1 medali emas. 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl