![]() |
| Warga Desa Saria saat mengungsi secara mandiri di area pegunungan.||Foto: Putee |
Menurut informasi yang diperoleh Beritadetik.id, selain Desa Saria, dua Desa di Kecamatan Jailolo juga dilaporkan mengungsi secara mandiri ke area pegunungan. Dua desa itu yakni, Desa Tuada dan Bukumatiti.
Salah satu warga di Desa Saria, mengungkapkan rasa ketakutan usai menyaksikan peristiwa menegangkan itu. "Tako (Takut) sekali lia (Lihat) air karing (Surut) serentak. Tong (Kami) panik dan langsung lari ke gunung untuk menyelamatkan diri secara mandiri," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi gempa susulan, warga memilih untuk tetap berada di pegunungan. Meski demikian, mereka meminta pihak terkait untuk mendirikan pos pengungsian sementara.
"Tong di sini (di gunung) dulu, tako pulang jangan sampai terjadi gempa susulan. Tong minta pemerintah bikin tenda atau pos pengungsian sementara dulu untuk kami berteduh," pintah warga.
Sementara pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halbar terus memantau perkembangan situasi di desa-desa pesisir.
Kepala BPBD, Wawan Gunawan MT. Ali menghimbau masyarakat agar tetap waspada. "Jangan panik, tetap tenang dan waspada. Kami akan terus memantau situasi dan kondisi desa masing-masing," katanya saat ditemui di lokasi.


