![]() |
| Warga dua desa di Halbar saling serang.|| Foto: Istimewa |
FN, Halbar– Bentrokan warga kembali terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Minggu (11/1/2026) malam. Bentrokan dipicu akibat terjadi salah paham antara dua kelompok warga.
Kapolsek Jalsel, Ipda Irhan SH, menjelaskan, bentrokan yang melibatkan warga Desa Tataleka dan Desa Gamlenge, Kecamatan Jailolo Selatan itu bermula dari salah satu pemuda dari desa Gamlenge yang diduga sedang mabuk.
Irhan bilang, sekitar pukul 17.30 WIT, salah satu pemuda tersebut mabuk dan membuat onar di Desa Tataleka. Setelah itu, kata dia, datang salah satu keluarga pemuda tersebut mengamankan ke rumahnya di Desa Gamlenge.
"Berselang beberapa menit sekitar pukul 18.00 wit, masyarakat desa Tatalelak merasa tersinggung atas perbuatan pemuda dari Desa Gamlenge itu dan akhirnya saling menyerang menggunakan batu (saling melempar) di perbatasan kedua Desa tersebut," jelas Irhan.
Bentrokan antara warga pada dua desa tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Tak lama, sebanyak 10 personil Polsek Jalsel, 5 personil Brimob serta para Babinsa yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jalsel Ipda Irhan turun ke lokasi untuk mengamankan peristiwa itu.
"Kedua bela pihak berhasil di lerai, dan kondisi saat ini sudah kembali kondusif, namun kami dari pihak keamanan masih stay di dua desa guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi," katanya.
Dia menambahkan, bahwa dari masalah ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama Pemerintah Kecamatan dan desa, sehingga akan dilakukan mediasi penyelesaian pada esok hari. "Besok kita akan lakukan mediasi antara kedua desa ini supaya bisa diselesaikan secara damai," tandasnya. (arp/red)


